0
bulan ini suka kau matahari
lamunkan sinarmu yang lelehkan embun beku jernih milik teratai putih
dari seberang malam, aku melihatmu berdansa di altar surga
melengkungkan pelangi dengan sinar tipis dalam gerimis
tapi kau jadi semakin kemilau
panas yang kau terpakan sudah keterlaluan
tangis dan jeritku tak lagi kau pedulikan
tapi siang dan malam sudah terlanjur diciptakan
waktu ku datang; kau tenggelam
saat kau terang; aku menghilang
bulan ini sudah ditelan pagi
disitulah aku tanpa matahari

Posting Komentar

 
Top