0
kau manusia paling tolol
membodohi orang-orang yang kau anggap paling bodoh
kau manusia paling licik
menyisihkan butir-butir beras yang kau bagikan tuk selubungi pundi-pundi rupiah yang kau timbun
     dalam tanah keserakahan
berkoar-koar dengan janji yang tinggal janji
menginjak-injak yang sudah terinjak
merajam yang tercambuk
mencekik yang terdera
kau menyunggingkan senyum kemenangan di ruang sidang
perutmu membuncit menampung kalori katamakan
mulut busukmu sudah terbiasa menelan dosa-dosa dan menenggak air mata anak yatim
besendawa di antara rintihan-rintihan lapar
pamer harta sudah jadi kebutuhan
sumpah! kau kan binasa terlumatkan

Posting Komentar

 
Top