maria:
aku dijerat
erat
lari aku mampu tapi aku belum mau
sampai aku merangkak ke kapal
terjal
kau meneriakiku perempuan sundal
bercinta dengan setan-setan neraka yang setara hina
laut bawah berubah darah
merah
bulir-bulir membuih
perih
sepotong lilin yang menerangiku baur sudah
pasrah
najis telah berdegup dalam jantung
aku ini segunduk lempung yang terbanting
meski sudah jauh mengayuh
ruh ku masih saja kelabu
malu
atas nafsu
gelakkan tawa, isakkan tangis
miris
maria pelacur renta;
mencapai neraka
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Posting Komentar