senyum mu dilukis lengkung bulan sabit
ditemani sepasang venus yang berkedip mengibas meteora
ronamu siramkan merah senja di tepi wajah
aku ingat benar pada tiap gurat yang terpahat di rupamu
aku mampu menyanyikan derap langkahmu dan menarikan silhouet tubuhmu
karya indah Tuhan yang mengukirkan relief kehidupan tak terhapuskan di tembok galaksiku..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Posting Komentar